Bandar bola sbobet online  - UEFA Siap Pantau Transfer Raksasa Neymar Ke PSG

Bila PSG benar-benar juga akan menebus klausul pelepasan Neymar, UEFA memohon transfer itu tidak tidak mematuhi FFP. 

Di dalam santernya berita kepindahan bintang Barcelona Neymar ke Paris Saint-Germain, UEFA meyakinkan bila transfer itu juga akan mereka pantau hingga tidak tidak mematuhi Financial Fair Play (FFP). 

PSG dipercaya juga akan selekasnya jadikan Neymar jadi pemain termahal didunia lewat perjanjian sejumlah €222 juta, yang disebut klausul pelepasan sang penyerang di Barcelona. 

Cost yang fantastis itu buat beberapa pihak, seperti presiden La Liga Spanyol Javier Tebas serta presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu, mengakui juga akan memberikan laporan PSG berkaitan transfer ini karna tidak mungkin tidak untuk tidak mematuhi FFP. 

Andrea Traverso, sebagai direktur eksekutif finansial UEFA, tidak melarang PSG untuk memboyong Neymar, tetapi ia berjanji pihaknya juga akan mengawasi dengan saksama transfer itu. 

“Sama seperti club Eropa beda, PSG mesti tertarik pada FFP. PSG mesti dapat menunjukkan kalau mereka tidak alami kerugian €30 juta sepanjang tiga th.. Potensi perekrutan Neymar pasti juga akan mengganggu perekonomian PSG sepanjang satu tahun lebih ke depan, ” kata Traverso pada EFE, Senin (31/7). 

“Sulit untuk menilainya transfer ini karna kami tidak paham apa gagasan sesungguhnya PSG. Mereka dapat jual beberapa pemain dengan harga lebih kurang serupa dengan harga Neymar. Kemudian baru kami dapat mengkalkulasi apakah mereka tidak mematuhi ketentuan atau tidak. Lepas apakah ada komplain atau tidak, kami juga akan mengecek detil transfer ini supaya FFP dihormati. ” 

“Klub-klub tentunya telah mengerti ketentuan ini. Kenyataan kalau utang beberapa club Eropa sudah alami penurunan dari €1, 7 miliar pada 2011 jadi kurang dari €300 juta pada sekarang ini jadi bukti kalau FFP memberi efek positif, ” tuturnya. 

Les Parisiens terlebih dulu sempat punyai urusan dengan UEFA pada 2014 lantas dimana mereka mesti membayar denda €60 juta karena tidak mematuhi FFP. Bandar bola sbobet online